BakulGPS.co.id · Melacak rezeki dari alat navigasi

Melacak rezeki dari alat navigasi

Posted on Saturday 6th September 2014 4:37pm

 photo 4650235p.jpg


Memperhatikan faktor keamanan termasuk untuk kendaraan bermotor sangat penting untuk mencegah kehilangan akibat pencurian atau lainnya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan teknologi alat pelacak atau pemandu arah di kendaraan yang biasanya disebut global positioning systems (GPS).

Untuk itulah permintaan GPS dewasa ini makin tinggi. Peluang inilah yang dilirik PT Super Spring (SS) untuk menjadi distributor resmi dari GPS Super Spring (RajaGPS.com). Distributor GPS ini awalnya berdiri pada Agustus 2009. Agar penjualan kian luas, si empunya usaha, David Sundiah dan Arianto Furiady, menawarkan kemitraan usaha sebagai distributor pada awal 2011.

Kini, Super Spring telah memiliki 24 mitra yang tersebar di Medan, Batam, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Lampung, Jakarta, Samarinda, Bali, hingga Lombok.

Alamsyah Cheung, Direktur Pengembangan Bisnis Super Spring sekaligus salah satu mitra mengatakan, biaya investasi yang mesti disiapkan sekitar Rp 200 juta. Dana sebesar itu sudah termasuk sewa ruang usaha dengan luas minimal 30 meter persegi (m2) untuk dua tahun, dekorasi, mebel kantor, peralatan elektronik, produk GPS tracker 50 unit, perlengkapan teknisi kantor, dan pelatihan karyawan. "Tapi pencarian lokasi di luar tanggung jawab kami," ujarnya.

Produk yang ditawarkan selain pelacak mobil atau GPS tracker, juga pemandu jalan (GPS navigator). "Dengan memasang GPS ini di mobil, kendaraan bisa dilacak keberadaannya melalui gadget si pemilik, seperti komputer, telepon genggam, atau telepon pintar," jelas Alamsyah. Harga jual produk mulai dari Rp 777.000 hingga Rp 1,89 juta per unit. Semua produk ini berasal dari China dan Taiwan. Super Spring memberi garansi resmi kepada pembeli.

Perhatikan pasar Dalam kerjasama ini, mitra tidak akan dikenakan biaya royalti, namun produk yang dijual harus merek GPS Super Spring. Dalam sebulan, Alamsyah memperkirakan, target omzet yang bisa diperoleh mitra bisa mencapai Rp 200 juta. Estimasi laba bersih bisa mencapai 10%?30% dari omzet per bulan dan estimasi balik modal sekitar delapan bulan. Selain itu, mitra wajib memiliki minimal tiga orang karyawan. Pelatihan karyawan akan diberikan selama dua minggu hingga satu bulan.

Saat ini, banyak produk yang hampir serupa menawarkan produk atau jasa alat pelacak mobil atau panduan navigasi. Namun, ia mengklaim, perusahaannya telah memiliki jaringan terbesar di Indonesia dengan memiliki 31 cabang dan layanan 24 jam. Hingga akhir tahun, Super Spring menargetkan bisa menambah 15 mitra lagi.

Pengamat bisnis dari Proverb Consulting, Erwin Halim mengatakan, tawaran Super Spring cukup menarik dan sektor usahanya unik. Namun, penggunaan GPS biasanya masih terbatas di kota-kota besar. "Sehingga, pasarnya harus diarahkan ke perkotaan besar," ujarnya.


Super Spring GPS
Ruko Klampis 21 Blok H-7
Jl. Arief Rahman Hakim no.51
Surabaya
Telp: 031-3331 3331


Sumber : www.kontan.co.id

« Baca sebelumnyaBaca selanjutnya »